Tiga Langkah Doa dan Lima Penghalang Doa

Nov 20, 2008 bethany Sermon 1 Comment

Ringkasan Kotbah Ev. Denny Yap

Tanggal 16 November 2008

 

Ayat bacaan Lukas 18: 1-8

 

Dalam ayat di atas diceritakan tentang seorang janda yang terus-menerus meminta kepada hakim yang lalim. Dan pada akhirnya hakim tersebut mengabulkan permintaan si janda. Jika hakim yang lalim bisa mengabulkan permintaan janda tersebut, apalagi Bapa kita di surga. Akan tetapi sering anak Tuhan tidak juga mendengar jawaban doanya. Sekarang kita akan melihat tiga langkah doa dan lima penghalang doa, agar doa kita didengar dan dijawab oleh Bapa di surga.

 

Tiga langkah doa:

1.    Ketekunan (Kisah 12:5)

Sebagai anak Tuhan kita perlu untuk terus bertekun dalam doa kita dan untuk itu juga diperlukan adanya kesabaran. Seperti ayat di atas yang menceritakan bagaimana jemaat tekun berdoa untuk Petrus.

2.    Kesetiaan

Sebagai anak Tuhan kita perlu untuk terus setia berseru kepada Tuhan serta setia untuk terus mengikut Dia.

3.    Iman yang teguh

Sebagai anak Tuhan kita perlu untuk beriman penuh kepada Tuhan untuk mendapat mujizatnya.

 

Lima penghalang doa:

1.    Dosa (Yesaya 59:1-3)

Jauhkan diri kita dari dosa agar doa-doa kita di jawab Tuhan.

2.    Tinggi hati

Janganlah ada perasaan tinggi hati yang dapat menghalangi doa-doa kita.

3.    Pasangan yang tidak saling menghormati (1 Petrus 3: 3-6)

Marilah kita menghormati pasangan kita agar doa kita tidak terhalang

4.    Tidak tahu mengampuni (Markus 11: 25)

Marilah kita ampuni kesalahan orang lain kepada kita karena itu membawa berkat bagi kita

5.    Salah berdoa (Yakobus 4: 3-5)

Ayat di atas mengajarkan agar kita tidak salah dalam berdoa, yaitu meminta hal-hal untuk memuaskan hawa nafsu kita.

 

Marilah kita lakukan tiga langkah doa dan menjauhi lima penghalang doa, agar didengar doa-doa kita oleh Bapa di Surga.

 

Tuhan memberkati.

 

 

Discussion - One Comment

Leave a Reply

Latest Sermon

Translator