INJIL – KEKUATAN ALLAH

Roma 1:16, 17; Yesaya 25:9

“Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani” (Roma 1:16).

Seorang tukang kayu yang terbaik di sebuah negeri ditanyai, “Manakah alat yang paling baik menurutmu?” Bukannya menunjuk pada gergaji yang mahal atau bor yang kuat, ia hanya menunjuk pada penggaris segitiga, dan berkata, “Inilah alat yang terbaik; ia membuat semua alat lain ikut bekerja.”
Kita tidak perlu mencari alat-alat apa yang terbaik bagi kita, dalam ayat ini Paulus telah menunjuk pada alat yang terbaik: Injil. Mengapa? Paulus memberikan alasannya:
Pertama, Injil adalah kekuatan. Kekuatan dalam bahasa aslinya adalah dunamis yang berarti pula: kuasa. Dari kata ini muncullah kata yang kita kenal dengan dinamit. Dengan Injil ini kita dapat mengalahkan kuasa dosa dan maut. Dengan Injil kita dapat menaklukkan dunia ini.
Kedua, Injil adalah (kekuatan) Allah. Injil berasal dari Allah. Injil bukanlah hasil rekayasa sekelompok orang yang tidak ada kerjaan untuk membuat cerita tentang Yesus Kristus. Tetapi Allah sendiri yang mengilhami dan memakai rasul-rasul-Nya sebagai penulis Injil supaya Injil diberikan kepada manusia.
Ketiga, Injil menyelamatkan. Setiap orang yang mendengarkan Injil dan percaya, orang itu akan diselamatkan dari dosa dan maut. Keselamatan bukan datang dari upacara-upacara, ruwatan, membuang sesaji ke laut, bersemedi di gua-gua, atau juga berbuat amal sebanyak-banyaknya. Tidak! Keselamatan tidak datang melalui hal-hal seperti itu. Keselamatan datang karena berita Injil yang menceritakan tentang Yesus sebagai korban.
Keempat, Injil adalah bagi orang Yahudi dan Yunani (gambaran orang non-Yahudi). Setiap orang, baik itu kaya atau miskin; kulit putih atau hitam; besar atau kecil; termasuk mereka yang ada di pedalaman-pedalaman; pendeknya, semua orang, berhak untuk mendengarkan Injil. Karena itu tidak heran bila Allah mengutus hamba-hamba-Nya untuk pergi memberitakan Injil hingga ke pelosok-pelosok pedalaman.

Renungan:
Injil adalah senjata yang paling ampuh. Injil berasal dari Allah. Dan Injil mempunyai kuasa yang ampuh untuk menyelamatkan manusia. Orang dunia boleh meremehkan dan menolak Injil. Tetapi Allah telah menetapkan bahwa Injil adalah kekuatan Allah.

Tanpa Injil dunia menuju kebinasaan.

Discussion - 2 Comments

Leave a Reply

Latest Sermon

Translator