BERDOA SESUAI JANJI ALLAH

Ulangan 1:9-18; Ibrani 11:6

“TUHAN, Allah nenek moyangmu, kiranya menambahi kamu seribu kali lagi dari jumlahmu sekarang dan memberkati kamu seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu” (Ulangan 1:11).
Satu hal yang harus dicamkan dalam hati bahwa sekali Allah berjanji, maka apa pun yang terjadi itu harus digenapi. Manusia biasa bergelut dalam dunia kepalsuan, termasuk janji palsu. Kadang meyakini janji Tuhan yang pasti digenapi bukanlah perkara yang mudah sebab kenyataannya kita memang tidak terbiasa dengan janji yang murni.
Firman Tuhan berkata, “Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah” (Mazmur 12:7). Dan diteguhkan lagi: “Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; janji TUHAN adalah murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya” (Mazmur18:31). Murni berarti suci dan tak bercela.
Bagian dari manusia saat ini adalah mengamini apa yang Tuhan firmankan.
Saya ingin kita semua belajar dan hidup di dalam iman. Termasuk di dalam doa-doa kita. Tuhan Yesus sendiri berkata, “Yesus menjawab mereka: “Percayalah kepada Allah!
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya. Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu” (Markus11:22-24).
Ada berbagai jenis doa, tetapi doa iman adalah bagian dari doa yang dapat menghantar kita kepada kemenangan. Kita terbiasa terkotak-kotak dalam pemikiran bahwa doa “Jadilah sesuai dengan kehendak-Mu….” adalah doa yang terbaik. Tetapi tidak semua situasi cocok dengan doa ini. Apabila kita sakit di tengah badai kehidupan, kita dapat memanjatkan doa iman. Doa “kehendak Allah” berkata, “Tuhan, kalau Engkau izinkan aku sakit biarlah aku sakit….,” tetapi doa iman berkata, “Karena firmanmu berkata ‘oleh bilur-bilur-Nya aku sudah sembuh,’ maka aku sekarang percaya bahwa aku sudah disembuhkan.” Anda bisa melihat perbedaannya, bukan?
Biasakan Anda hidup di dalam iman, termasuk berdoa di dalam iman. Sebab tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah (Ibrani 11:6).
Renungan:
Apa yang menjadi kebutuhan Anda? Sekarang ambillah Alkitab Anda dan carilah janji-janji Allah di sana dan berdoalah sesuai dengan janji-janji Allah tersebut.
Doa dalam iman membuka pintu surgawi.

Leave a Reply

Latest Sermon

Translator